14 Jul 2010

HTML dari Masa ke Masa

Author: KARIMUL MAKHTIDI | Filed under: Academic

Berbeda dengan bahasa/script pemrograman yang rumit, HTML (Hypertext Markup Language) merupakan sebuah bahasa yang sederhana, mudah, terstruktur, tetapi sering dianggap remeh kemampuannya, jauh dibawah JavaScript, apalagi script server side seperti PHP, bahasa pemrograman .NET, maupun Java. HTML? Paling cuma untuk membuat table atau form input, mungkin demikian yang terlihat.

Tetapi berbicara mengenai HTML, tidak akan lepas dari salah satu peranan penting dalam dunia internet, HTML merupakan dokumen standar yang hadir di hadapan Anda melalui HTTP (Hypertext Tranfer Protocol) sebagai protokol yang mengirimkan data dari web server ke web browser, sehingga sharing dokumen dimungkinkan walaupun penggunanya berada di benua yang berbeda.

Kita yang sekarang menggunakan browser canggih sekelas Firefox, Safari, ataupun Google Chrome yang mampu menampilkan konten web interaktif, mungkin akan heran dengan pengguna tempo dulu yang sudah sangat puas menggunakan Mosaic – web browser yang popular saat itu – yang memiliki kemampuan mengagumkan (waktu itu), yaitu dapat menampilkan gambar bersama text secara inline (karena sebelum itu, gambar lazimnya ditampilkan terpisah dengan text).

Penjelasan versi HTML termasuk unik. Spesifikasi HTML yang pertama mencakup 22 elemen pada tahun 1991, dilanjutkan dengan HTML+, dan mencapai HTML 2.0 pada tahun 1995. Jadi tidak dikenal HTML 1.0

Dari HTML 2.0, berlanjut ke HTML 3.2 yang diumumkan oleh W3C (Word Wide Web Consortium, sebuah organisasi untuk menentukan standard internasional word wide web) pada tahun 1997, memperkenalkan fitur-fitur diantaranya table, applet, superscript, subscript, marquee, dan seterusnya. HTML3.0 sebenarnya ada, tetapi hanya berupa draft dan tidak menjadi spesifikasi resmi.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, tepatnya Desember 1997, HTML 4.0 diumumkan, dilanjutkan dengan HTML 4.01 pada tahun 1999. Kemampuan HTML yang didukung dengan CSS (Cascading Style Sheet) memberi warna baru pada interface website. Standardisasi dan spesifikasi-spesifikasi baru menuntut browser untuk terus melakukan penyesuaian, hasilnya, web developer sering kali harus memastikan website berjalan mulus pada browser-browser popular.

Saat ini, kebanyakan browser menanamkan apa yang disebut dengan layout engine untuk menampilkan konten web. Contohnya adalah layout engine Trident yang digunakan pada Internet Explorer sejak IE 4.0 Trident juga digunakan pada sofware lainnya seperti AOL Instant Messenger, Microsoft Outlook, ataupun Outlook Express.

Browser popular lainnya, Mozilla Firefox, menggunakan layout engine Gecko yang juga digunakan oleh SeaMonkey, Flock, dan Thunderbird. Contoh layout engine lainnya adalah KHTML yang digunakan oleh Konqueror, Presto yang digunakan oleh Opera, WebKit yang digunakan oleh Safari, Google Chrome, dan Shiira.

Pada Januari 2008, HTML 5 diumumkan sebagai draft. Walaupun statusnya belum berupa rekomendasi resmi, beberapa spesifikasi HTML 5 mulai didukung oleh berbagai layout engine dan browser terkemuka. Spesifikasi HTML 5 dikerjakan bersama oleh W3C dan WHATGW (Web Hypertext Application Technology Working Group). WHATGW adalah komunitas yang didirikan beberapa individu dari Apple, Mozilla Foundation, dan Opera Software, beranggotakan antara lain David Hyatt dari Apple dan Ian Hickson dari Google.

Comments are closed.

bit torrents lotus karls mortgage calculator mortgage calculator uk Original premium news theme